Kamis, 20 Februari 2014

Dahsyatnya 7 Bencana Alam di Indonesia

Indonesia adalah negara yang subur dan makmur, ini merupakan karunia dari Tuhan YME yang patut kita syukuri bersama. Tetapi dibalik itu, negeri ini juga merupakan negeri yang sering ditimpa bencana alam. Kita tidak bisa mengelaknya, tetapi kita bisa mengambil pelajaran dan hikmah dari setiap kejadian yang ada. Perlu diingat bahwa bencana alam yang terjadi di Indonesia bukan semata-mata karena faktor alam saja, tetapi juga ada andil dari tangan-tangan jahil manusia. Dan inilah 7 kedahsyatan bencana alam di Indonesia:

1. Tsunami Aceh, bencana alam ini terjadi beberapa hari menjelang tahun baru masehi tepatnya 26 Januari 2004. Tsunami menerjang kawasan pesisir barat Pulau Sumatera bagian utara seperti Provinsi Aceh dan Kepulauan Nias. Peristiwa memilukan ini menelan korban melebihi 200.000 jiwa.

2. Letusan Gunung Tambora, periswita meletusnya Gunung Tambora yang terletak di Kabupaten Dompu, Provinsi NTB terjadi pada bulan April 1815. Bencana ini menyebabkan 92.000 korban jiwa dan dampak-dampak lainnya seperti gagal panen, penyakit tifus, kelaparan, hingga kerusuhan.

3. Letusan Gunung Krakatau, fenomena alam ini terjadi pada tanggal 26 Agustus 1883 dengan kekuatan yang dahsyat (lebih dari 30.000 kali kekuatan bom atom Hiroshima dan Nagasaki). Kejadian ini memakan korban lebih dari 36.417 jiwa serta menimbulkan tsunami dan kerusakan.

4. Gempa Padang, gempa yang berkekuatan 7,6 SR itu terjadi pada tanggal 30 september 2009. Gempa tersebut membuat 6.234 orang kehilangan nyawa dan puluhan ribu orang lainnya luka-luka. Peristiwa ini pula menyebabkan ratusan ribu rumah di Kota Padang rusak-rusak.

5. Gempa Jogja, gempa yang berkekuatan 6,2 SR itu mengguncang Kota Jogja pada tanggal 27 Mei 2006 dengan durasi yang hampir 1 menit lamanya. Gempa tersebut membuat 5.700 orang melayang, melukai puluhan ribu orang dan menyebabkan puluhan ribu rumah rusak-rusak.

6. Gunung Kelud, salah satu gunung teraktif di Jawa Timur itu telah beberapa kali meletus, peristiwa letusan Gunung Kelud terbesar terjadi pada tanggal 19 Mei 1919. Peristiwa memilukan ini telah menyebabkan 5.160 orang tewas dan puluhan ribu orang lainnya menjadi korban.

7. Tsunami Ende, Pada tanggal 12 Desember 1992 terjadi tsunami besar di Kabupaten Ende, Provinsi NTT. Kejadian ini didahului oleh gempa yang sangat dahsyat yang berkekuatan 7.8 SR. Bencana alam ini menyebabkan hampir 2000 orang meninggal dan merusak 18.000 rumah.  


Minggu, 16 Februari 2014

Apakah Indonesia Termasuk Masyarakat Madani?

Banyak orang yang bertanya-tanya "apakah Indonesia ini termasuk negara dengan masyarakat madani?". Pada dasarnya Indonesia telah memiliki dasar kuat sebagai negara dengan masyarakat madani, tapi dasar (peraturan atau kebijakan) tersebut belum dijalankan dengan baik. Ini berarti Indonesia belum menjadi masyarakat madani sepenuhnya. Lalu apa yang mendasari negara itu disebut masyarakat madani? Dan inilah ciri-ciri dari masyarakat madani:

1. Adanya ruang bebas bagi publik untuk mengeluarkan pendapat, masukan, kritik, saran, atau apapun itu bentuknya yang dilindungi oleh Undang-Undang. Meskipun demikian hak untuk melakukan aktivitas tersebut harus dibarengi dengan rasa tanggung jawab.

2. Menjunjung tinggi demokratisasi merupakan prinsip yang dianut oleh negara yang masyarakatnya madani. Pada dasarnya demokratasisasi sudah ada dinegeri ini, cuma masih belum sesuai dengan harapan seperti banyaknya kecurangan, money politic, dll.

3. Ciri-ciri lain yang mencerminkan masyarakat madani adalah adanya sikap saling toleransi antar masyarakat. Untuk beberapa daerah kita akui memiliki toleransi yang tinggi, tapi ada juga daerah yang sering bergejolak karena heterogenitas kita.

4. Indonesia adalah negara yang plularisme (heterogen) yang berprinsip Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tapi tetep satu jua. Karakteristik masyarakat madani adalah masyarakatnya plularisme, meskipun demikian masyarakatnya rukun, aman dan damai.

5. Kita memiliki dasar yang kuat untuk menjunjung tinggi keadilan sosial seperti yang tertuang dalam sila ke-5 Pancasila. Akan tetapi keyataan dilapangan belum terealisasi, masih banyak ketimpangan di Indonesia ini, masih banyak orang miskin dan anak-anak terlantar.

6. Salah satu prinsip yang dianut oleh masyarakat madani adalah ikut serta dalam politik artinya partisipasi keikutsertaan mereka dalam politik tinggi. Harus diakui Indonesia masih belum seperti itu, angka golput di Indonesia termasuk yang tinggi (bisa diatas 50%).

7. Ciri-ciri lain dari negara dengan masyarakat yang madani adanya supremasi hukum. Sejujurnya Indonesia belum seperti itu, walaupun jalan kearah perbaikan sudah ada. Hukum di Indonesa layaknya sebuah pisau, tajam kebawah tapi tumpul keatas.

Jumat, 14 Februari 2014

Inilah 10 Artis Korea Paling Populer di Indonesia

Demam Korea mulai mewabah di Indonesia, ini merupakan impact dari exposure besar-besaran dari banyak media seputar industri hiburan dinegeri ginseng tersebut seperti film, musik, reality show, dan masih banyak lagi. Saat ini ada banyak masyarakat Indonesia khususnya kalangan ABG yang mengenal sosok-sosok penghibur (entertainer) dari Korea sana. Dan inilah 10 nama-nama Korea terpopuler di Indonesia.

1. Lee Min Ho, pemuda tampan kelahiran Seoul, Korea Selatan ini mulai dikenal masyarakat luas ketika berhasil memerankan seorang Gu Jun-pyo pada serial drama Korea Boys Before Flower.

2. Song She Gyo, artis cantik asal Korea Selatan itu telah main dibeberapa serial drama populer Korea seperti Autumn in My Heart, All in, dan juga Full House.

3. Kim Hyun Joong, vokalis sekaligus leader boyband SS501 mulai melejet namanya sebagai seorang aktor kawakan Korea lewat serial drama Korea Boys Before Flower.

4. Yoon Eun Hye, Perempuan berparas cantik yang berzodiak libra itu melejit namanya ketika bermain baik didalam serial drama Korea Coffee Prince pada tahun 2007.

5. Kim Bum, pria tampan asal Korea Selatan ini membintangi banyak serial drama populer di Korea diantaranya Boys Before Flower dan juga Marry Me Still.

6. Park Shin Hye, dara cantik kelahiran tahun 1990 tersebut telah banyak membintangi serial drama Korea populer diantaranya Goong S, Youre Beautiful, Heartstrings, dan Flower Boys Next Door.

7. Kim Joon, pria ganteng yang juga personil boyband Korea T-Max merupakan artis yang melejit namanya ketika berhasil bermain baik diserial drama Boys Before Flower.

8. Kim Tae Hee, wanita cantik berzodiak aries ini dikenal banyak masyarakat luas berkat aktingnya dibanyak serial drama seperti Iris, Stairway to Heaven, Love Story in Harvard. 

9. Rain, merupakan salah satu dari sedikit artis asal Korea yang berhasil tembus perfilman Hollywood. Film Hollywood yang dibintanginya yaitu Ninja Assasin.

10. Park Min Young, wanita kelahiran Korea Selatan ini membintangi berbagai serial drama Korea seperti Unstoppable High Kick dan juga City Hunter.

Inilah 10 Hewan Langka di Indonesia

Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki keanekaragaman hayati yang luar biasa. Menurut catatan, Indonesia adalah wilayah dengan kekayaan sumber daya hayati terlengkap ke-2 didunia setelah daerah Amazon di Amerika Selatan. Meskipun demikian, tidak semua hewan di Indonesia tergolong lestari dan terjaga, ada beberapa hewan Indonesia yang termasuk kategori langka atau hampir punah. Dan inilah 10 hewan langka yang ada diwilayah negara Indonesia:

1. Harimau Sumatera, sungguh sangat disayangkan hewan endemik Sumatera ini jumlahnya tidak lebih dari 1.000 ekor baik yang ada dialam liar maupun yang ada dikebun-kebun binatang.

2. Gajah Sumatera, para pemerhati hewan menyebutkan angka 3.000 merupakan jumlah maksimal gajah Sumatera yang ada saat ini. Diduga perburuan liar adalah penyebab menurunnya jumlah hewan itu

3. Badak Bercula Satu, hewan besar penghuni Suaka Marga Satwa Ujung Kulon ini diperkirakan jumlahnya hanya 50 ekor saja. Penyakit dan bencana alam adalah penyebab hewan ini menjadi langka.

4. Jalak Bali, hewan cantik asal Bali ini juga termasuk kategori hewan yang langka dan punah. Diperkirakan jumlah Jalak bali yang ada dialam liar tidak lebih dari 1.000 ekor saja.

5. Komodo, hewan prasejarah yang masih hidup dialam Indonesia ini diperkirakan berjumlah 3.000 ekor. Penyebab utama yang menjadikan hewan ini langka adalah perburuan liar.

6. Pesut Mahakam, hewan yang dilindungi oleh Undang-Undang ini jumlahnya tidak akan lebih dari 70 ekor. Hewan endemik kalimantan ini habitatnya disungai, yaitu Sungai Mahakam.

7. Orang Utan, jumlah orang utan setiap tahunnya semakin berkurang di Indonesia hal ini disebabkan oleh berkurangnya habitat orang utan akibat alih fungsi lahan perhutanan.

8. Anoa, hewan yang menjadi identitas Provinsi Sulawesi Tenggara ini tergolong langka dan hampir punah. Diperkirakan jumlah hewan ini tidak akan lebih dari 5.000 ekor yang tersebar diseluruh nusantara.

9. Babirusa, hewan endemik Sulawesi lainnya yang tergolong langka dan hampir punah adalah Babirusa. Menurut data yang ada, jumlah hewan ini yang ada di Indonesia hanya sekitar 200 ekor saja.

10. Burung Cendrawasih, burung yang menjadi lambang dan identitas Papua ini tergolong langka. Penyebab utama kelangkaan hewan ini adalah adanya perburuan liar dengan motif ekonomi. 

Kamis, 23 Januari 2014

Berbagai Dampak Negatif Globalisasi terhadap Bangsa Indonesia

Bagai dua sisi uang koin, globalisasi tidak hanya berdampak positif saja melainkan juga bisa berdampak negatif. Untuk itu kita harus bisa meminimalisir akibat negatifnya atau kita juga bisa membuangnya jauh-jauh. Dan inilah berbagai dampak negatif globalisasi terhadap Bangsa Indonesia yang bisa anda jumpai dewasa ini.

1. Manusia semakin individualistik terutama untuk orang-orang didaerah perkotaan. Salah satu penyebabnya adalah kemajuan teknologi yang bisa menggantikan peran manusia. Kini manusia lebih sering berpatner (berkawan) dengan gadget ketimbang dengan manusia lainnya, ironis!

2. Semakin lunturnya kepribadian dan identitas dari bangsa ini seperti gotong-royong, musyawarah untuk mufakat, sikap solidaritas, kesetiakawanan sosial, dan kepedulian sosial. Padahal itu semua adalah karakteristik dari bangsa ini yang membedakannya dengan bangsa-bangsa lain didunia.

3. Masuknya budaya-budaya asing (westernisasi) yang tidak sesuai dengan kepribadian Bangsa Indonesia. Budaya-budaya tersebut bisa masuk ke Indonesia dari arah dan jalan mana saja, mungkin kalau saat ini melalui teknologi seperti internet, televisi, dan berbagai media lainnya. 

4. Meningkatnya kesenjangan sosial, orang kaya semakin kaya dan orang miskin semakin miskin. Nah itulah yang membuat jurang pemisah antara si kaya dan si miskin semakin bertambah lebar. Jika hal ini dibiarkan tentu akan membuat menyebabkan permasalahan sosial lainnya.

5. Indonesia belum bisa menjadi tuan rumah dinegerinya sendiri, ini bisa dilihat dari banyaknya perusahaan-perusahaan asing yang mengelola sumber-sumber daya yang ada dinegeri ini seperti disektor pertambangan, perminyakan, manufaktur, perbankan, dan sektor-sektor lainnya.

Beberapa Dampak Positif Globalisasi Terhadap Bangsa Indonesia

Saat ini kita berada diera globalisasi dimana dunia terasa dekat tanpa batas. Keadaan ini terjadi dengan didukung oleh multifaktor seperti perkembangan teknologi dan kemajuan industri khususnya dalam bidang telekomunikasi dan informasi. Tidak bisa dipungkiri bahwa globalisasi memberikan dampak positif bagi Bangsa Indonesia, antara lain:

1. Indonesia menjadi tempat berinvestasi bagi perusahaan-perusahaan dari luar negeri (asing), tentu ini sesuatu yang bernilai positif karena hal tersebut bisa menciptakan banyak lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia dan mengurangi tingkat pengangguran yang ada dinegeri ini.

2. Indonesia semakin dikenal masyarakat internasional sehingga menjadikan banyak tempat-tempat wisata di Indonesia sebagai daerah tujuan wisata turis-turis asing. Ini tentu berdampak positif karena bisa meningkatkan pendapatan negara dari sektor pariwisata (pada khususnya).

3. Meningkatnya taraf hidup masyarakat, tentu ini harus dibarengi dengan kecerdasan dan keterampilan. Kita bisa melihat banyak sekali orang kita yang bekerja diperusahaan-perusahaan ternama karena kecerdasan dan keterampilannya sehingga taraf hidup mereka bisa meningkat.

4. Meningkatkan devisa negara dari ekspor komoditas, sebagaimana yang kita ketahui bahwa Indonesia ini kaya akan sumber daya alamnya. Sumber-sumber daya alam Indonesia yang diekspor antara lain minyak sawit, batu bara, rempah-rempah, kopra, ikan, dan masih banyak lagi.

5. Terbukanya akses terhadap informasi yang lebih luas, ini dapat membuka wawasan kepada Bangsa Indonesia untuk ilmu pengetahuan. Seharusnya hal ini bisa dioptimalkan sehingga bisa menciptakan generasi muda Indonesia yang berwawasan dan berpengetahuan luas.

Rabu, 22 Januari 2014

Keanekaragaman Rumah Adat Indonesia Dari Berbagai Daerah

Indonesia adalah negara yang kaya akan kebudayaannya, salah satunya yaitu keanekaragaman rumah adat yang terdapat diberbagai daerah di Indonesia. Kebudayaan ini harus bersama-sama kita lestarikan agar senantiasa terjaga sehingga tidak hilang ditelan zaman. Dan inilah keanekaragaman rumah adat dari berbagai daerah di Indonesia:

1. Rumah adat dari Provinsi Nangroe Aceh Darussalam yaitu Rumoh Aceh.
2. Rumah adat dari Provinsi Sumatera Utara yaitu Rumah Balai Batak Toba.
3. Rumah adat dari Provinsi Sumatera Barat yaitu Rumah Gadang.
4. Rumah adat dari Provinsi Riau yaitu Rumoh Melayu Selaso Jatuh Kembar. 
5. Rumah adat dari Provinsi Kepulauan Riau yaitu Rumah Belah Bubung.
6. Rumah adat dari Provinsi Jambi yaitu Rumah Panggung.
7. Rumah adat dari Provinsi Bengkulu yaitu Rumah Bubungan Lima.
8. Rumah adat dari Provinsi Sumatera Selatan yaitu Rumah Limas.
9. Rumah adat dari Provinsi Bangka Belitung Rumah Rakit.
10. Rumah adat dari Provinsi Lampung yaitu Rumah Nuwo Sesat.
11. Rumah adat dari Provinsi DKI Jakarta yaitu Rumah Kebaya.
12. Rumah adat dari Provinsi Jawa Barat yaitu Rumah Kasepuhan.
13. Rumah adat dari Provinsi Banten yaitu Rumah Badui
14. Rumah adat dari Provinsi Jawa Tengah yaitu Rumah Joglo.
15. Rumah adat dari Provinsi DI Yogyakarta yaitu Rumah Joglo.
16. Rumah adat dari Provinsi Jawa Timur yaitu Rumah Joglo.
17. Rumah adat dari Provinsi Bali yaitu Rumah Gapura Candi Bentar.
18. Rumah adat dari Provinsi Nusa Tenggara Barat yaitu Rumah Dalam Loka.
19. Rumah adat dari Provinsi Nusa Tenggara Timur yaitu Rumah Musalaki.
20. Rumah adat dari Provinsi Kalimantan Barat yaitu Rumah Betang.
21. Rumah adat dari Provinsi Kalimantan Tengah yaitu Rumah Betang.
22. Rumah adat dari Provinsi Kalimantan Selatan yaitu Rumah Banjar.
23. Rumah adat dari Provinsi Kalimantan Timur yaitu Rumah Lamin.
24. Rumah adat dari Provinsi Kalimantan Utara yaitu Rumah Baloy.
25. Rumah adat dari Provinsi Sulawesi Selatan yaitu Rumah Tongkonan.
26. Rumah adat dari Provinsi Sulawesi Tengah yaitu Rumah Souraja.
27. Rumah adat dari Provinsi Sulawesi Tenggara yaitu Rumah Laikas.
28. Rumah adat dari Provinsi Sulawesi Barat yaitu Rumah Mamuju.
29. Rumah adat dari Provinsi Gorontalo yaitu Rumah Dulohupa.
30. Rumah adat dari Provinsi Sulawesi Utara yaitu Rumah Pewaris.
31. Rumah adat dari Provinsi Maluku yaitu Rumah Baileo.
32. Rumah adat dari Provinsi Maluku Utara yaitu Rumah Sasadu.
33. Rumah adat dari Provinsi Papua yaitu Rumah Honai.
34. Rumah adat dari Provinsi Papua Barat yaitu Rumah Honai.